
Ini Faktor Penentu Harga Baju Proyek di Konveksi
7 November 2022Pilih Saja Baju Wearpack GMF untuk Pekerjaan Lapangan yang Beresiko Tinggi
9 November 2022Desain baju proyek akan berbeda dari desain baju kemeja yang biasa digunakan. Hal ini lantaran kemeja kerja proyek didesain dengan mengutamakan keselamatan kerja yang wajib dikenakan selama bekerja. Karenanya, untuk membuat kemeja proyek tidak bisa sembarangan, harus memerhatikan tips berikut ini:
1. Memilih Bahan yang Awet Digunakan
Untuk pembuatan kemeja kerja proyek Anda harus memerhatikan pemilihan bahan yang awet. Hal ini karena bahan pakaian turut memberikan pengaruh besar terhadap tingkat kenyamanan Anda dan pegawai lainnya. Apalagi, kerja proyek bukan suatu hal yang mudah, Anda harus terlibat dengan berbagai masalah dan risiko yang besar di lapangan.
Bayangkan jika pakaian yang Anda dan pegawai lainnya kenakan dibuat dari bahan yang mudah sobek, kemungkinan besar baju kerja Anda akan rusak dalam waktu singkat. Selain itu, pekerjaan yang dilakukan di luar ruangan akan membuat baju terlalu banyak terkena matahari dan keringat yang basah sehingga kain mudah rusak.
Jangan sampai memilih bahan kain yang terlalu tebal karena malah membuat Anda mudah gerah dan mengeluarkan keringat sehingga selama bekerja jadi tidak nyaman. Paling penting, pilihlah bahan kain yang mampu menyerap keringat dan nyaman dikenakan selama berada di bawah terik matahari.
2. Sesuai Ukuran Badan Pegawai
Saat membuat pakaian, semua pegawai proyek sebaiknya melakukan pengukuran badan, baik itu ukuran M, L atau XL. Menyesuaikan ukuran badan ini untuk memastikan baju tidak kekecilan maupun terlalu longgar yang malah membuat kesusahan selama bekerja. Terutama, baju tersebut harus dikenakan hampir setiap hari.
Oleh karena itu, untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja, untuk pembuatan kemeja proyek pastikan memilih baju sesuai ukuran setiap pegawai agar ruang gerak mereka tidak terhalang dan benar-benar mampu membuat nyaman ketika dikenakan.
3. Hindari Bahan yang Mudah Terbakar
Para pegawai pabrik tentunya ada beberapa yang bekerja di daerah rawan ledakan. Hal ini harus dijadikan pertimbangan dalam memilih bahan seragam karyawan proyek. Pilihlah bahan kain yang tidak mudah terbakar guna meminimalisir dari kecelakaan kerja.
Misalnya, pemadam kebakaran sebagai pekerjaan yang diharuskan bergelut dengan api. Maka dianjurkan menggunakan bahan anti api guna memenuhi misinya dalam penyelamatan nyawa korban.
4. Hindari Kemeja Berdasi
Meskipun baju proyek yang dilengkapi dengan dasi masih jarang digunakan, namun tetap harus diketahui jangan menggunakan dasi untuk kemeja proyek. Justru dapat membahayakan para pegawai yang mengenakan baju tersebut.
Dikhawatirkan saat Anda sedang sibuk-sibuknya bergelut dengan mesin kerja dan dasi tersebut masuk ke dalam mesin sehingga mengakibatkan leher Anda tercekik. Maka nyawa Anda jadi dipertanyakan.
Buatlah desain baju proyek lengan panjang atau pendek. Tambahkan juga logo perusahaan agar baju proyek tampak lebih berkelas.
Demikian tips membuat kemeja kerja proyek yang nyaman. Semoga bermanfaat.





