Kategori: Seragam Kerja Safety

baju dinas kerja

Cara Pesan Baju Dinas Kerja

05 Mei 22
Admin2
, ,
No Comments

Baju Dinas Kerja sebenarnya banyak macamnya, tak hanya pakaian seragam PNS atau pegawai Pemda saja, yang identik dengan warna coklatnya itu. Ada juga seragam hansip dan seragam satpam yang terbaru hingga seragam polisi dan TNI. Juga ada seragam kerja safety seperti baju seragam kerja pabrik dan baju kerja PDH (Pakaian Dinas Harian) yang model dan bahannya pun bisa berbeda-beda. Supaya tidak bingung dan tepat saat memesannya maka berikut ini tahapannya.

Tentukan Model Baju Seragam Kerja Pesanan

Pertama tentukan dulu model baju seragam kerja atau baju seragam dinas yang hendak dipesan, sesuai peruntukannya atau lokasi pemakaiannya, yakni sebagai berikut.

  • Seragam Dinas Kerja untuk pemakaian di dalam ruangan
  • Seragam Kerja Pabrik untuk pemakaian di lingkungan pabrik
  • Seragam PDH untuk pemakaian di lapangan.

Model seragam tersebut meliputi model baju atasannya dengan pilihan berupa kemeja berbahan kain atau kaos. Lalu model krahnya atau tanpa krah. Juga dengan model tangannya bisa lengan panjang atau lengan pendek.

Kemudian juga seragam bisa dilengkapi dengan saku, tentukan model dan juga jumlah sakunya serta letaknya di bagian kanan atau kiri, model saku bisa berupa saku terbuka atau saku yang dilengkapi dengan penutup. Kemejanya juga bisa model utuh atau model beberapa potong jahitan.

Tentukan juga model bawahannya, yaitu bisa berupa rok, baik itu rok span pendek atau rok panjang baju seragam kerja muslim, atau bisa juga berupa celana panjang.

Model celana panjang tersebut juga beragam, biasanya model perut berkerut yang bisa fleksibel dan muat untuk lebih banyak ukuran standar. Tentukan juga berbagai aksesoris pendukungnya sebagai pelengkap seragam.

Termasuk jika ada bordir atau logo tertentu yang harus dipasang dan model topinya juga, jika ada. Jika bingung dalam menentukan model seragamnya maka bisa memilih dari contoh model baju seragam yang telah ada.

Tentukan Warna dan Bahan Seragam

Kemudian tentukan warnanya serta bahannya. Warna seragam bisa lebih dari satu. Begitu juga bahannya bisa dari satu jenis atau gabungan lebih dari satu jenis bahan.

Tentukan Ukuran Standar Baju Seragam dan Jumlah Pesanan

Semakin banyak jumlah pesanan maka akan semakin murah harganya. Ukur seragam yang akan dipesan sesuai jumlahnya, yaitu berapa jumlah ukuran S, M, L dan XL juga jika ada ukuran XS atau XXL atau bahkan XXXL apabila ada. Sehingga bisa ditentukan total biayanya dan jadwal selesainya.

Ukuran standar baju seragam atasan dan bawahan bisa dalam ukuran yang berbeda. Jadi contohnya ukuran atasan seragamnya adalah M namun ukuran bawahan seragamnya bisa L misalnya. Buat perincian per baju atasan dan bawahan secara terpisah. Sedangkan ukuran topi disesuaikan dengan ukuran lingkar kepalanya.

Lunasi Pembayarannya

Lalu bisa lunasi pembayarannya atau dibayar terlebih dahulu uang muka atau DP (Down Payment) nya sesuai kesepakatan. Baju seragam yang sudah jadi bisa diambil atau diantarkan sesuai kesepakatan.

Membahas tentang berbagai ukuran standar aneka kemeja seragam kerja bagi pria, baik itu untuk pakaian seragam kantor maupun seragam pabrik atau seragam lapangan

Kemeja Seragam Kerja Pria dan Cara Mengukurnya

04 Mei 22
Admin2
, ,
No Comments

Terdapat banyak jenis dan model kemeja seragam kerja pria. Baik itu untuk pakaian seragam kantor ataupun baju pabrik dan seragam untuk kerja lapangan seperti baju kemeja wearpack, dan lain sebagainya. Dengan berbagai jenis bahan seragamnya. Untuk seragam kerja safety maka bisa pergunakan bahan Twill seperti American Drill, atau Japan Drill, atau Plat, atau Ribstok, atau Poplin, atau Canvas, atau Baby Canvas, atau Taslan, atau Parasut, atau Micro, atau bahan waterproof) dan anti api atau flame retardant juga beragam modelnya maka akan sama standar ukurannya sebagai berikut.

Extra Small (XS) sebagai Ukuran Standar Terkecil

Satuan ukuran baju seragam pria terkecil biasanya ukuran tinggi baju kemejanya adalah 70 cm, sedangkan panjang tangannya 60 cm atau bisa lebih pendek untuk model kemeja seragam pria lengan pendek. Sedangkan ukuran lingkar dadanya adalah 100 cm dengan lebar bahunya 42 cm. Ukuran XS ini muat bagi laki-laki dewasa yang memiliki tinggi badan minimal 160 cm sampai 185 cm dan dengan berat mulai dari 45 kg hingga 50 kg.

Small (S)

Berikutnya ada ukuran standar S yang lebih besar, muat bagi laki-laki dewasa dengan tinggi badan 160 cm sampai 185 cm, dan yang memiliki berat badan minimal 40 kg hingga maksimal 65 kg. Standar ukuran S ini adalah dengan tinggi baju 70 cm dan panjang tangan 60 cm, serta lingkar dada 102 cm kemudian lebar bahu 43 cm

Medium (M)

Lebih besar dari ukuran S ada ukuran M. Standar ukuran sedang ini dengan tinggi baju 72 cm, dan lingkar dada 106 cm, serta panjang tangan maksimal 62 cm lalu lebar bahu 44 cm. Muat dipakai oleh laki-laki dengan tinggi badan 160 cm sampai 185 cm dan berat badan minimal 55 kg hingga maksimal 70 kg.

Large (L)

Standar ukuran besar ini dibuat dengan tinggi baju 72 cm dan lingkar dada 110 cm, serta panjang tangan 62 cm dan lebar bahu 46 cm yang bisa dikenakan oleh pria yang setinggi minimal 160 cm hingga maksimal 185 cm, dan berat badannya mulai dari 65 kg sampai 75 kg.

Extra Large (XL)

Standar ukuran yang lebih besar dadi L ini dibuat dengan ukuran tinggi baju 74 cm, dan lingkar dada 114 cm, serta lebar bahu 46 cm dan panjang tangan 63 cm. Ukuran XL ini muat dikenakan oleh pria dewasa yang memiliki tinggi badan mulai 160 cm sampai 185 cm dan memiliki berat badan minimal 70 kg hingga maksimal 80 kg.

Itulah beberapa ukuran standar untuk membuat baju seragam pria. Cocokkan dengan badan masing-masing agar seragam pria pesanan bisa tepat dan nyaman pada saat dikenakan.

Jenis Seragam Kerja

Kenali 5 Jenis – Jenis Seragam Kerja Berikut

30 Apr 22
Admin2
, , ,
No Comments

Ada berapa jenis seragam kerja yang Anda ketahui? Seragam kerja merupakan pakaian dengan standar tertentu yang dipakai oleh karyawan dalam suatu perusahaan sebagai bentuk profesionalitas semangat kerja dan keserasian. Fungsi adanya seragam kerja yaitu untuk membedakan antara karyawan dan klien sehingga memudahkan dalam manajemen karyawan ketika sedang bekerja.

Ternyata, seragam kerja memiliki jenis yang berbeda berdasarkan jenis pekerjaannya. Yuk langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

Seragam Kantoran

Jenis seragam ini biasanya bersifat formal. Seragam kantoran identik dengan pekerjaan di dalam ruangan semisal seragam kerja IBI. Tentu saja pemilihan kain yang tepat sangat berpengaruh pada kenyamanan penggunanya.

Banyak sekali jenis baju seragam khususnya baju seragam wanita kantor yaitu pencil skirt, kemeja formal biasa, pansuit, long coat dan masih banyak lagi.

Seragam Kerja Lapangan

Seragam kerja lapangan atau dikenal juga dengan sebutan Pakaian Dinas Lapangan (PDL), umumnya digunakan oleh mereka yang bekerja langsung di lapangan seperti polisi lalu lintas. Pemilihan bahannya pun harus yang kuat dan tidak mudah sobek.

Adapun kain yang cocok untuk jenis seragam ini adalah bahan Drill, Jeans, Kanvas maupun bahan lain yang memiliki tekstur yang serupa dengan bahan – bahan yag sudah disebutkan.

Rompi Safety

Seragam kerja safety dalam hal ini rompi safety merupakan salah satu Alat Pelindung Diri (APD). Biasanya seragam ini terbuat menggunakan bahan poliester yang dirancang khusus dan dilengkapi dengan pemantul cahaya.

Biasanya rompi safety digunakan oleh beberapa pekerja seperti pekerja tambang, operator kendaraan, pekerja operasi gudang, pekerja pemelihara jalan, pekerja parkir dan masih banyak lagi.

Jaket Kerja

Seragam kerja ini dibuat menggunakan bahan yang kuat serta tahan terhadap segala macam cuaca. Biasanya jaket ini menggunakan bahan material anti air, terutama bagi karyawan yang banyak beraktivitas dekat dengan minyak, air, atau sejenisnya. Jaket kerja memiliki desain dengan banyak kantung agar dapat difungsikan untuk membawa ataupun menyimpan berbagai alat atau kebutuhan pekerjaan.

Wearpack

Wearpack safety lengan pendek dan panjang merupakan seragam kerja yang memadukan atasan dan bawahan secara langsung. Biasanya seragam ini digunakan oleh pekerja lapangan yang berada di industri perminyakan, pertambangan, teknik konstruksi alat berat dan masih banyak lagi.

Sebagai seragam kerja teknisi, dalam pembuatannya wearpack menggunakan bahan material yang cenderung kuat seperti jeans maupun kain Drill.

Penutup

Demikianlah informasi mengenai jenis – jenis seragam kerja, semoga membantu anda dalam memilih seragam kerja yang cocok bagi citra perusahaan dan pekerjaan karyawan anda.

Bagi anda yang bingung mencari konveksi seragam kerja yang bagus, kini anda tak perlu bingung lagi cukup serahkan kebutuhan konveksi anda ke mitramandiridesign.co.id. Dapat dipesan dari daerah mana saja, harga dijamin murah dan tetap berkualitas bagus. Yuk langsung pesan sekarang juga.

Merawat Seragam Kerja

Tips Merawat Seragam Kerja, Dijamin Bikin Baju Awet

29 Apr 22
Admin2
, ,
No Comments

Seragam kerja merupakan pakaian yang memerlukan perawatan lebih ekstra dibandingkan dengan pakaian pada umumnya. Berikut kami ulas tentang tips merawat baju seragam kerja yang baik agar tetap awet:

Cara Mencuci Seragam Kerja

Mencuci merupakan hal wajib yang kita lakukan ketika baju sudah kotor atau bau. Ternyata, cara mencuci seragam kerja tidaklah sama dengan pakaian lainnya. Pada saat proses pencucian awali dengan merendam seragam tanpa dicampur dengan pakaian lain. Hal tersebut untuk menghindari bau dan kelunturan baju. Waktu perendaman pun sebaiknya tidak lebih dari 30 menit.

Selian itu bila seragam kerja anda berwarna putih seperti seragam kerja perawat, cara mencucinya pun berbeda. Anda dapat menambahkan pemutih pada seragam tersebut agar warna tidak pudar atau menghilangkan noda membandel yang membuat baju nampak kotor.

Saat proses pencucian sebaiknya jangan menggunakan mesin cuci untuk menghindari kerusakan pada serat baju, anda bisa menguceknya secara hati – hati. Pemilihan detergen juga sangat penting. Pilihlah detergen yang mengandung formula soft, anda juga dapat menambahkan pelembut baju pada pencucian seragam kerja tersebut.

Proses Penjemuran

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah proses penjemuran baju. Disarankan untuk menjemur baju dengan posisi terbalik yaitu bagian luar baju dibalik menjadi bagian dalam baju, hal tersebut berguna untuk menghindari pemudaran warna pada seragam kerja.

Misal anda memiliki kombinasi seragam kerja yang berwarna gelap, dengan membalik seragam saat menjemur membantu menghindari dari debu dan serat yang menempel. Selanjutnya, pilihlah tepat yang teduh dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Hal penting lainnya yaitu tidak perlu memeras seragam kerja ketika mencucinya.

Menyetrika Seragam Kerja

Dalam proses penyetrikaan kerja gunakan suhu yang sesuai dengan jenis kain dari seragam kerja anda. Misal anda memiliki baju seragam kerja Net TV, jenis kain yang digunakan pada seragam tersebut adalah kain tropical.

Pentingnya mengetahui jenis kain dan namanya pada seragam kerja agar menghindari suhu yang terlalu panas karena faktanya tidak semua kain cocok dengan suhu yang panas, malah akan ada yang terbakar dan rusak.

Anda juga bisa menggunakan setrika steam atau uap dan pilih setrika yang memiliki lapis bahan Teflon di bawahnya. Selain itu anda dianjurkan untuk tidak melipatnya, lebih baik digantung saja, untuk menghindari bekas garis pada seragam kerja milik anda.

Cara menyimpan Seragam Kerja

Simpanlah seragam kerja milik anda di ruangan tidak lembap. Misal anda memiliki seragam kerja safety, hindari suhu lembap agar seragam tidak dihinggapi jamur agar saat pemakaian tidak menimbulkan reaksi alergi seperti gatal – gatal.

Disarankan untuk mempunyai plastik khusus untuk seragam, hal tersebut menghindari seragam terkena debu apabila tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama.

Bahan Kain Seragam Kerja

Ingin Nyaman Saat Bekerja? Yuk Kenali Bahan Kain Seragam Kerja Ini

28 Apr 22
Admin2
, , ,
No Comments

Untuk menunjang lingkungan kerja yang nyaman dan produktif, tentu pemilihan seragam kerja corporate dan seragam kerja safety  sangat dipertimbangkan bagi masing – masing perusahaan tergantung dalam bidang apa mereka bergerak dan disesuaikan dengan pekerjaan masing – masing karyawannya.

Nah, pada kesempatan kali ini penulis akan rangkum beberapa jenis kain yang ada di pasaran cocok untuk seragam kerja:

1.      Kain Drill

Kain Drill merupakan campuran antara bahan poliester dan bahan katun. Jenis kain ini memiliki banyak nama, sesuai dengan ukuran ketebalan, ukuran serat kain atau dipengaruhi olej pabrik yang memproduksinya.

Kain Drill sangat cocok digunakan dalam aplikasi border karena memiliki serat benang yang cukup tebal bila dibandingkan dengan bahan lain. Selain itu kain ini sangat bagus untuk aktivitas sehari – hari dan memiliki ketahanan yang cukup lama. Salah satu contoh seragam kerja yang cocok menggunakan kain ini adalah kemeja karyawan net tv.

2.      Kain Oxford

Bahan selanjutnya yang cukup terkenal dan banyak digunakan adalah kain dengan bahan Oxford. Jenis kain ini memiliki karakteristik benang yang kecil dan tipis bila dibandingkan dengan merek semua jenis kain Drill yang sudah disebutkan di atas.

Adapun kelebihan kain ini adalah serat benang yang ringan dan tipis sehingga sangat nyaman digunakan dalam cuaca panas. Selain itu untuk harga cenderung lebih murah bila dibandingkan dengan kain Drill.

Namun kain ini juga memiliki kekurangan yaitu area border akan terlihat lebih mengkerut, sehingga mengurangi keindahan seragam secara umum. Namun anda tidak perlu khawatir, sebab anda bisa menggunakan metode border bagde atau border temple.

3.      Kain Katun

Kain ini cukup baik untuk menyerap keringat. Biasanya kain ini cocok untuk dibuat sebagai seragam medis misal baju kerja bidan, perawat, baju operasi dokter dan masih banyak lagi.

Adapun kelebihan dari penggunaan kain ini adalah minimnya potensi alergi karena kain ini menggunakan bahan – bahan organik, minimnya potensi iritasi, cocok digunakan pada iklim tropis seperti Indonesia karena teta sejuk meskipun cuaca panas begitupun sebaliknya.

Terakhir kain ini memiliki karakter anti lembap dan anti bakteri sehingga sangat aman dan nyaman bila digunakan dalam aktivitas sehari – hari baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

4.      Kain Nagata

Kain Nagata adalah kain dalam keluarga besar kain Drill yang terbuat dari bahan campuran katun dan poliester. Kain jenis ini memiliki banyak kelebihan seperti mudah menyerap keringat, tidak susut, tidak mudah kusut, permukaan halus, warna yang cenderung stabil dan tidak mudah luntur dan tentunya daya tahan kain sangat kuat.

Kain jenis ini memiliki dimensi yang relatif stabil pada setiap penyusutan dan lipatan. Meskipun bahannya tebal namun tetap nyaman dan adem ketika digunakan baik itu di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Kain ini sangat cocok untuk pembuatan seragam kerja PNS.

Baju Seragam Kerja Lengan Panjang

Tips Memilih Baju Seragam Kerja Lengan Panjang

27 Apr 22
Admin2
, ,
No Comments

Tips Memilih Baju Seragam Kerja Lengan Panjang. Penampilan pada saat bekerja memang penting untuk diperhatikan, bukan hanya suatu tuntutan dari pekerjaan saja melainkan menjadi nilai plus agar terlihat percaya diri dan profesional. Karenanya, pemilihan baju kerja untuk wanita menjadi suatu hal yang perlu dipertimbangkan untuk setiap harinya. Apalagi pekerjaan Anda merupakan pekerjaan lapangan yang harus tetap bersih dan rapi meskipun seringkali terkena debu dan paparan sinar matahari, karenanya Anda memerlukan baju berlengan panjang supaya kulit tetap terlindungi.

Berikut ini tips memilih baju kerja lapangan lengan panjang wanita yang bisa Anda kenakan saat bekerja di lapangan:

1.      Seragam wanita lengan panjang

Jika pekerjaan Anda lebih sering turun ke lapangan di bandingkan bekerja di kantor. Tentunya, Anda memerlukan seragam kerja safety yang bisa melindungi kulit Anda dari sinar matahari ataupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya. Bagi wanita penampilan menjadi no 1 untuk terlihat menarik dan cantik. Dalam kondisi kerja di lapangan, Anda bisa mengenakan blazer berlengan panjang dengan setelan celana atau rok konservatif yang membuat penampilan Anda terlihat lebih elegan.

Selain itu, Anda bisa mengenakan dress hitam yang dipadukan dengan setelan blazer supaya terkesan formal meskipun bekerja di lapangan. Dalam memilih baju seragam lengan panjang wanita hindari memilih jenis kain yang terkesan santai, seperti rajut, rayon, dan sebagainya. tips lainnya pastikan seragam kerja yang Anda kenakan bukan hanya terlihat keren tetapi juga pentingnya kenyamanan dalam berpakaian.

Pemilihan bahan yang berkualitas, seperti nilon, katun, kaos, ataupun polyester dan juga pemilihan warna yang tepat. Pastikan jasa konveksi yang Anda pilih terpercaya dan berpengalaman dalam membuat seragam kerja dengan hasil yang bagus sesuai dengan keinginan customer.

2.      Seragam kerja dharma wanita persatuan

Bagi Anda yang bekerja di dharma wanita persatuan, yang Anda butuhkan adalah seragam kerja dharma wanita persatuan. Anda bisa memilih pakaian seragam yang disesuaikan dengan ukuran Anda yang nyaman untuk dipakai saat bekerja. Seragam kerja di dharma wanita persatuan mengenakan setelan blouse atau blazer dengan pilihan warna yang cerah namun tidak mencolok. Untuk menambah penampilan Anda agar terlihat stylish, gunakan aksesoris yang cocok untuk penampilan Anda seperti lencana, bross, dan sebagainya.

Untuk seragam dharma wanita persatuan mengenakan lengan panjang dengan warna senada rok dan atasannya. Pilih bahan yang berkualitas supaya bisa awet dan terlihat lebih rapi dan elegan. Supaya terlihat lebih formal meskipun di lapangan, kenakan sepatu yang formal agar terkesan profesional.

Baju seragam Dharma Wanita juga ada yang mengenakan batik dalam acara kerja resmi dilapangan yang dibuat dengan bahan katun dan dilapisi dengan furing katun berjenis ero yang bisa membuat nyaman dan adem saat dikenakan.

Demikianlah beberapa tips memilih baju seragam kerja di lapangan yang bisa menjadi rekomendasi Anda saat bekerja.

Memilih Seragam Kerja

Cara Memilih Seragam Kerja dari Berbagai Macam Instansi Atau Perusahaan

26 Apr 22
Admin2
, , ,
No Comments

Sudah menjadi kebutuhan bagi perusahaan atau instansi untuk membuat baju seragam kerja. Akan tetapi, memilih seragamnya yang sesuai dengan perusahaan atau instansi memang bukan perkara yang mudah. Perlu survey terlebih dahulu baik model, warna, ukuran, kain, dan masih banyak lagi yang perlu dipersiapkan. Belum lagi menentukan konveksi yang cocok, pengerjaannya bagus, dan memberikan harga yang terjangkau tentunya memerlukan survey terlebih dahulu.

Seragam kerja biasanya ditentukan sesuai dengan instansi atau perusahaan masing-masing, misal seragam pekerja tambang. Berikut ini cara memilih seragam kerja dari beberapa instansi atau perusahaan yang perlu Anda ketahui, simak penjelasannya di bawah ini:

1.      Baju seragam kerja persit

Untuk pakaian seragam kerja persit umumnya ada 3 seragam, yakni pakaian seragam kerja, pakaian seragam resmi, dan pakaian seragam upacara. Untuk seragam upacara dikenakan pada saat mengikuti upacara yang dilakukan saat ziarah di TMP, memperingati hari-hari besar dan serah terima jabatan. Sedangkan untuk pakaian seragam resmi dikenakan pada saat hari ulang dharma pertiwi, persit, dan serah terima jabatan pada ketua umum. Pakaian seragam kerja biasanya dikenakan pada saat acara anjangsana dan bakti sosial.

Untuk pakaian seragam di lapangan mengenakan pakaian seragam persit dan mengenakan blazer batik saat menghadiri acara informal disesuaikan dengan situasi dan kondisinya. Beberapa jenis bahan yang digunakan untuk membuat seragam kerja persit, yaitu wool, semi wool, sritex, dan aldo yang memiliki kualitas yang bagus. Bahan jenis aldo bila dikenakan akan terasa dingin, kelemahannya warna jenis bahan ini cepat pudar dan mudah kusut saat disetrika. Bahan jenis sritex dan wool terbilang sangat awet dan tebal namun sedikit terasa panas jika dikenakan di siang hari.

Untuk kain jenis semi wool warnanya tidak mudah pudar dan awet, juga tidak terlalu panas saat dikenakan meskipun di siang hari. Model desainnya disesuaikan dengan selera masing-masing.

2.      Baju seragam pekerja tambang

Bagi Anda yang bekerja di lapangan tentunya membutuhkan baju lapangan safety untuk keselamatan Anda. Apalagi pekerjaan Anda di pertambangan, tentunya penggunaan seragam sangat diperhatikan betul untuk melindungi dari kecelakaan kerja ataupun paparan dari sinar matahari, sehingga desain yang dibutuhkan untuk membuat seragam pekerja tambang sejenis wearpack.

Untuk warnanya disesuaikan dengan wewenang dari perusahaan itu sendiri, sedangkan bahannya menggunakan wearpack atau APD. Seragam pekerja tambang di desain sedemikian rupa sebagai seragam kerja safety untuk menghindari dari terjadinya kecelakaan kerja.

3.      Baju kerja IBI

Bagi Anda yang berprofesi sebagai bidan, tentu membutuhkan baju IBI untuk pakaian seragam di lapangan. Baju kerja IBI bermotif batik dengan model blouse formal seperti baju kantoran. Seragam IBI dilengkapi dengan pin IBI, pembuatannya menggunakan kain yang dingin dan mudah menyerap keringat.

Tips Memilih Seragam Kerja Lapangan yang Tepat

Tips Memilih Seragam Kerja Lapangan yang Tepat

25 Apr 22
Admin2
, ,
No Comments

Seragam kerja lapangan biasanya terkesan lebih simpel dan praktis, untuk menunjang penampilan dalam keseharian bekerja tentunya memilih baju yang nyaman untuk digunakan. Mekipun kerja dilapangan, beberapa perusahaan tetap menerapkan seragam formal dan rapi. Untuk tetap terlihat formalitas, pekerja lapangan biasany mengenakan kemeja dengan bahan kain yang tebal untuk seragam kerja safety.

Ada banyak yang jual seragam kerja lapangan dengan berbagai macam jenis design, baik diperuntukkan laki-laki maupun wanita. Berikut ini tips memilih seragam kerja di lapangan:

1. Memilih seragam kerja lapangan

Berbeda dengan karyawan yang kerja di dalam kantor, biasanya mengenakan batik untuk seragam kantor supaya terlihat rapi dan formal. Adapun untuk karyawan yang kerja dilapangan bisa mengenakan kemeja berlengan panjang. Hal ini bisa melindungi lengan Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan, selain itu kemeja lengan panjang juga bisa dipakai untuk wanita yang mengenakan hijab yang bekerja dilapangan. Namun, jika perusahaan meminta Anda untuk mengenakan lengan pendek sebenarnya sama saja, tergantung dengan selera masing-masing.

2. Memilih warna seragam yang tepat

Warna menjadi salah satu yang paling penting untuk menggambarkan identitas perusahaan tersebut. biasanya warna-warna seragam untuk pekerja lapangan yang sering dikenakan tidak terlalu cerah dan juga tidak begitu gelap, seperti warna navy, biru, army, hijau, orange, merah, dan sebagainya.

3. Pilihlah bahan kain seragam lapangan yang bagus

Jika Anda mencari seragam untuk kantor, solusi yang cepat Anda bisa mendatangi toko baju seragam kerja terdekat yang mempunyai kualitas yang bagus. Seragam kerja lapangan dan juga seragam kantoran biasanya mengenakan bahan kain.

Pada kemeja lapangan paling sering mengenakan bahan yang lumayan tebal, seperti drill (Japan, Amerika tropical, dan lain-lain). Agar tetap safety kemeja lapangan yang dikenakan menggunakan reflector di bagian punggung dengan tujuan agar tetap lebih safety saat berada di ruangan atau tempat yang gelap. Akan tetapi, penggunaan reflector disesuaikan dengan kebutuhan hanya untuk pekerjaan tertentu seperti di perusahaan pertambangan.

Selain itu, pilihlah seragam yang jahitannya rapi, bahannya bagus, awet, dan berkualitas. Sehingga, Anda tetap nyaman saat bekerja di lapangan sekalipun. Di sesuikan juga dengan ukuran baju yang akan dikenakan para karyawan supaya tidak ada yang kekecilan ataupun kebesaran.

Pilih toko yang menjual seragam kerja khusus dengan kualitas premium yang memberikan harga terjangkau ataupun potongan harga pada pembelian yang banyak. Model seragam juga disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang ingin membuat seragam karyawannya seperti apa.

Demikianlah tips dalam memilih seragam kerja di lapangan dan kantoran yang perlu Anda ketahui. Bisa saja Anda mendapatkan tugas mencarikan seragam kerja karyawan atau Anda membangun perusahaan atau kantor sendiri yang melibarkan banyak orang.