
Pentingnya Inline Quality Control yang Sering Terlewat oleh Brand Baru
17 Juni 2026
Kebutuhan Ruang Laundry On-Site di Pabrik (Panduan)
19 Juni 2026Gen Z memiliki preferensi yang berbeda dibanding generasi sebelumnya dalam memilih pakaian, termasuk seragam. Selain mengutamakan fungsi, mereka juga memperhatikan aspek estetika, kenyamanan, dan kesesuaian dengan tren yang berkembang.
Tidak heran jika banyak perusahaan, sekolah, maupun komunitas mulai menyesuaikan desain seragam agar lebih ‘kalcer’ dan relevan dengan karakter generasi ini.
Berikut beberapa detail seragam yang disukai Gen Z dan relevan dengan tren ‘kalcer’ sepanjang 2026.
1. Potongan Relaxed Fit yang Lebih Nyaman
Gen Z cenderung menyukai pakaian dengan potongan yang tidak terlalu ketat namun tetap terlihat rapi. Konsep relaxed fit memberikan ruang gerak yang lebih leluasa dan nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Model ini menciptakan tampilan yang lebih modern dibandingkan potongan formal yang terkesan kaku dan kuno. Desain yang nyaman juga membuat pengguna lebih betah mengenakannya dalam waktu lama.
2. Warna Netral dan Earth Tone
Warna seragam memiliki peran penting dalam menciptakan kesan pertama. Saat ini, warna-warna netral dan earth tone seperti beige, khaki, olive, navy, abu-abu, dan cokelat muda semakin populer di kalangan Gen Z.
Warna-warna tersebut mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian dan cocok digunakan dalam berbagai situasi. Kesan profesional tetap terjaga tanpa membuat tampilan terlihat terlalu formal.
3. Logo Bordir Minimalis
Jika dulu banyak seragam menggunakan logo berukuran besar, kini tren mulai bergeser ke arah desain yang lebih sederhana. Penempatan logo kecil dengan teknik bordir pada area dada atau lengan sering dianggap lebih elegan dan premium.
Pendekatan minimalis ini membuat seragam terlihat lebih bersih sekaligus meningkatkan nilai estetika tanpa mengurangi identitas perusahaan, sekolah, maupun organisasi.
4. Detail Personalisasi Nama atau Jabatan
Sentuhan personal menjadi salah satu hal yang diapresiasi oleh Gen Z. Penambahan nama pengguna atau jabatan dalam bentuk bordir semakin banyak diterapkan pada desain seragam modern.
Selain memudahkan identifikasi, detail ini juga memberikan kesan eksklusif dan meningkatkan rasa memiliki terhadap seragam yang digunakan.
5. Material yang Ringan dan Mudah Menyerap Keringat
Desain yang menarik tidak akan maksimal tanpa didukung bahan yang nyaman. Gen Z sangat memperhatikan kenyamanan saat memilih pakaian, termasuk seragam.
Bahan seragam yang ringan, adem, dan mampu menyerap keringat dengan baik menjadi pilihan utama karena dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Seragam yang nyaman biasanya lebih sering digunakan dan memberikan pengalaman yang lebih positif bagi penggunanya.
6. Kombinasi Dua Warna yang Modern
Perpaduan dua warna atau color blocking masih menjadi salah satu tren yang banyak digunakan dalam desain seragam. Namun, penerapannya kini lebih sederhana dan tidak terlalu ramai.
Kombinasi warna yang tepat dapat memberikan karakter yang kuat sekaligus membantu mempertegas identitas perusahaan atau komunitas tanpa mengurangi kesan profesional.
7. Detail Fungsional pada Seragam
Gen Z dikenal menyukai desain yang praktis dan memiliki fungsi tambahan. Berbagai detail seperti kantong ekstra, slot pulpen, tempat kartu identitas, atau saku multifungsi menjadi nilai tambah yang cukup penting.
Detail fungsional juga mungkin diganti dengan aksesori seperti lanyard kustom yang tentunya didesain sesuai dengan kebutuhan dan citra perusahaan.
8. Desain Unisex yang Lebih Fleksibel
Tren desain unisex semakin banyak diterapkan dalam berbagai jenis pakaian, termasuk seragam. Model ini dirancang agar nyaman digunakan oleh berbagai bentuk tubuh dengan tampilan yang tetap menarik.
Selain mempermudah proses produksi, desain unisex juga memberikan kesan modern dan inklusif. Namun, Anda harus hati-hati dengan ukuran baju karena size perempuan dan laki-laki mungkin sedikit berbeda.
9. Sentuhan Detail Modern pada Kerah dan Manset
Terkadang perbedaan terbesar justru hadir dari detail kecil. Modifikasi pada bagian kerah dan manset dapat membuat seragam terlihat jauh lebih eksklusif.
Misalnya, penggunaan kerah kombinasi warna, aksen garis tipis, atau detail piping yang sederhana namun tetap elegan. Detail seperti ini mampu meningkatkan nilai visual seragam tanpa harus mengubah keseluruhan desain.
10. Branding yang Tidak Berlebihan
Gen Z umumnya lebih menyukai tampilan yang bersih dan tidak terlalu ramai. Branding pada seragam kini cenderung dibuat lebih halus dan proporsional.
Alih-alih memenuhi berbagai bagian seragam dengan logo atau tulisan besar, banyak organisasi memilih pendekatan yang lebih minimalis. Hasilnya adalah tampilan yang lebih modern, profesional, dan tetap mudah dikenali.
Jangan Salah Produksi Seragam Gen Z
Seragam yang disukai Gen Z bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga tentang menciptakan keseimbangan antara kenyamanan, fungsi, dan estetika. Mulai dari potongan relaxed fit, warna earth tone, logo minimalis, hingga detail fungsional, setiap elemen memiliki peran penting dalam menciptakan seragam yang relevan dengan generasi saat ini.
Dengan memahami preferensi Gen Z, perusahaan, sekolah, maupun komunitas dapat menghadirkan seragam yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman digunakan dan mampu meningkatkan rasa bangga bagi para pemakainya.
Membangun lingkungan kerja yang nyaman bagi Gen Z juga harus didukung oleh fasilitas operasional yang memadai. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan listrik cadangan melalui penggunaan genset di Jakarta agar aktivitas bisnis tetap berjalan tanpa hambatan.





